UNCP.AC.ID, PALOPO – 25 September 2026 — Berawal dari pemanfaatan bahan alam yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, Tim B Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) memperkenalkan SERKALA (Natural Mosquito Spray) kepada masyarakat di Home Base, Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Projek Kepemimpinan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan SERKALA (Natural Mosquito Spray) Berbasis Sereh dan Kencur sebagai Alternatif Produk Pengusir Nyamuk Ramah Lingkungan di Kelurahan Batu Walenrang, Kota Palopo.” Projek ini berangkat dari kondisi nyamuk yang masih menjadi salah satu gangguan dalam aktivitas masyarakat serta potensi bahan alam berupa sereh dan kencur yang tersedia di lingkungan sekitar.

Melalui projek tersebut, Tim B mengembangkan SERKALA dengan memanfaatkan sereh dan kencur sebagai bahan utama. Produk ini dirancang dalam bentuk semprotan berbasis bahan alam yang praktis digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Dalam kegiatan pengenalan, masyarakat tidak hanya diperkenalkan pada produk SERKALA, tetapi juga diajak memahami pemanfaatan bahan alam dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi tempat yang berpotensi menjadi perkembangbiakan nyamuk.
Salah satu rangkaian kegiatan yang menarik perhatian masyarakat adalah demonstrasi pembuatan SERKALA. Tim B memperlihatkan tahapan pengolahan bahan hingga menjadi produk semprotan, sekaligus menjelaskan bahan-bahan yang digunakan. Masyarakat juga diberi kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan produk SERKALA.

SERKALA dikembangkan menggunakan sereh, kencur, air, dan alkohol 70 persen dalam formulasi yang dirancang oleh Tim B. Namun, produk ini masih berada pada tahap pengembangan dan belum melalui pengujian laboratorium formal. Karena itu, SERKALA diperkenalkan sebagai salah satu alternatif produk berbasis bahan alam yang dapat mengusir nyamuk, sementara klaim mengenai efektivitas dan keamanannya masih memerlukan pengujian lebih lanjut.
Tidak hanya berfokus pada pengembangan produk, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan bagi mahasiswa PPG. Setiap anggota Tim B mengambil peran sesuai pembagian tugas, mulai dari koordinasi, administrasi, keuangan, publikasi dan media, logistik, perizinan, hingga teknis pelaksanaan kegiatan. Pembagian peran tersebut mendorong mahasiswa untuk belajar bekerja secara terorganisasi sekaligus menghadapi berbagai kebutuhan yang muncul selama pelaksanaan projek.
Bagi masyarakat, kegiatan ini memberikan ruang untuk memperoleh informasi, ide UMKM, dan pengalaman langsung mengenai pemanfaatan bahan alam yang tersedia di sekitar. Sementara bagi Tim B, projek SERKALA menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah melalui pengalaman nyata bersama masyarakat.
Pengembangan SERKALA juga menjadi upaya Tim B untuk menghubungkan permasalahan yang ditemui di lingkungan masyarakat dengan inovasi sederhana berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan tersebut, Tim B berharap masyarakat semakin mengenali bahwa bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar dapat menjadi sumber ide untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna.
Dengan mengusung semangat “Dari Alam, Oleh Kami, Untuk Kamu,” Tim B PPG Calon Guru UNCP Palopo menjadikan SERKALA bukan sekadar sebuah produk, tetapi juga bagian dari pengalaman belajar mahasiswa dalam mengembangkan inovasi, bekerja bersama masyarakat, dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan secara langsung.

